MEMBACA ADALAH JENDELA DUNIA

Master Of Tutorial

Cari

Home » » Keutamaan Malam Lailatul Qadar di Bulan Ramadhan

Keutamaan Malam Lailatul Qadar di Bulan Ramadhan

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Arti  Lailatul Qadar

bulan purnama
Bumi, Di Malam Hari.
Lailatul Qadar atau Malam Ketetapan adalah salah satu malam di bulan Ramadhan dimana para malaikat  dan Jibril turun ke langit dunia untuk mengatur segala urusan, disebut juga malam kemuliaan.
بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

إِنَّآ أَنزَلۡنَـٰهُ فِى لَيۡلَةِ ٱلۡقَدۡرِ (١) وَمَآ أَدۡرَٮٰكَ مَا لَيۡلَةُ ٱلۡقَدۡرِ (٢)لَيۡلَةُ ٱلۡقَدۡرِ خَيۡرٌ۬ مِّنۡ أَلۡفِ شَہۡرٍ۬ (٣) تَنَزَّلُ ٱلۡمَلَـٰٓٮِٕكَةُ وَٱلرُّوحُ فِيہَا بِإِذۡنِ رَبِّہِم مِّن كُلِّ أَمۡرٍ۬ (٤) سَلَـٰمٌ هِىَ حَتَّىٰ مَطۡلَعِ ٱلۡفَجۡرِ (٥)
Sesungguhnya Kami telah menurunkannya [Al Qur’an] pada malam kemuliaan . (1) Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? (2) Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. (3) Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. (4)Malam itu [penuh] kesejahteraan sampai terbit fajar. (5)

Penjelasan Tafsir:

  • "Anzala" terambil dari kata "Nazala" yang bermakna turun atau berpindah dari tempat yang tinggi ke tempat yang  rendah, biasanya untuk menyatakan sesuatu yang turun secara sekaligus.. Bentuk lain yang terambil dari kata "Nazala" adalah kata berpola "nazzala"(dengan tasydid pada 'ain fi'il) yang mempunayai makna turun secara berangsur-angsur, sedikit demi sedikit atau berkesinambungan. Makna ini menunjukkan bahwa Al-Qur'an (kata ganti ه) diturunkan dari Lauh Mahfudz ke langit dunia secara sekaligus - sedang dari langit dunia kepada Nabi Muhammad saw. diturunkan secara berangsur-angsur, yang dibawa oleh Malaikat Jibril selama 22 tahun, 2 bulan dan 22 hari.
  • Paling tidak ada 4 pendapat ulama tentang makna "Al-Qadr" di atas. 1.Penetapan, yakni penetapan Allah atas perjalanan hidup mahluk selama setahun, sebagaimana firman Allah dalam Q.S.Ad-Dukhan (44) ayat 3-4:                                                                                                                                 إِنَّآ أَنزَلۡنَـٰهُ فِى لَيۡلَةٍ۬ مُّبَـٰرَكَةٍ‌ۚ إِنَّا كُنَّا مُنذِرِينَ (٣) فِيہَا يُفۡرَقُ كُلُّ أَمۡرٍ حَكِيمٍ   sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. (3) Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah  (4). 2. Pengaturan; Yakni malam turunnya Al-Qur'an, Allah mengatur khittah atau strategi bagi Nabi-Nya Muhammad saw. guna mengajak manusia kepada kebaikan. 3. Kemuliaan; Ini berarti, bahwa sesungguhnya Allah telah menurunkan Al-Qur'an pada malam yang mulia. 4. Sempit; Yakni pada malam turunnya Al-Qur'an malaikat begitu banyak yang turun sehingga bumi menjadi penuh sesak bagaikan sempit. Wallaahu a'lam.

Keutamaan Malam Lailatul Qadar 

Bahwa Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan  (83,3 tahun), maksudnya beribadah pada malam itu misalnya shalat, berdzikir atau mengaji lebih utama dari amalan seribu bulan yang tidak mempunyai  lailatul qadar atau memiliki ganjaran yang banyak sekali disamping dosa-dosanya yang lalu akan diampuni.

Sunat Mengintainya

Disunatkan mencari Lailatul Qadar itu pada malam-malam yang ganjil dari sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Nabi saw. amat giat mencari saat itu pada sepuluhhari yang terakhir, dimana beliau meramaikan malamnya dengan beribadah, membangunkan keluarga dan mempererat sarungnya (menjauhi isteri-isterinya).

Dimalam Mana Jatuhnya

Oleh karena itu sebagian ulama berpendapat bahwa lailatul qadar terjadi pada malam 21 atau 23 atau 25 atau 27 atau 29, serta ada yang mengatakan bahwa ia berpindah-pindah pada malam-malam ganjil dari sepuluh yang terakhir. Tapi kebanyakan mereka berpendapat bahwa jatuhnya ialah pada malam kedua puluh tujuh, wallahu a’lam.
Barangsiapa yang ingin mencari malam qadar atau lailatul qadar maka carilah pada malam 27 (HR.Ahmad).
Tanda telah terjadinya lailatul Qadar pada malam harinya ialah Ketika akan terbit matahari pada pagi harinya kelihatan cahayanya memutih tidak bersinar-sinar.

Beribadah dan Berdo’a Pada Lailatu Qadar

i'tikaf
Suasana I'tikaf 
Rasulullah saw. :Barangsiapa menegakkan kebaikan pada malam ketetapan atau lailatul qadar dengan penuh iman dan sungguh-sungguh maka akan diampuni oleh Allah dosa-dosanya (kesalahannya) yang telah lalu (HR.Bukhari).
Dari A’isyah r.a. : “Saya bertanya :’Ya Rasulullah, bagaimana pendapat anda seandainya saya tahu malam jatuhnya lailatul Qadar itu, apakah yang harus saya ucapkan pada waktu itu’? Maka ujar Nabi: ‘Katakanlah: “Allaahumma Innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’annii (Ya Allah, sesungguhnya engkau adalah pemberi maaf dan senang kepada orang yang mema’afkan maka ma’afkanlah aku “. (HR.Ahmad, Ibnu Majah, Tirmidzi).
Rangkaian aktifitas ibadah mencari Lailatul Qadar sering disebut dengan I’tikaf (lihat pengertiannya di halaman lain).

                      ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚ                          “Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. Aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”


sumber : jadipintar.com 

0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih atas saran & kritiknya !!

Luas Lingkaran

MENGHITUNG LUAS LINGKARAN

Nilai jari-jari   = 

Terbaru

Lokasi Master of Tutorial

Anda Pengunjung ke :

Translate

Google+ Badge

Google+ Followers

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.